Capek Antre KTP, Warga Tertidur di Posko Pengaduan

Capek Antre KTP, Warga Tertidur di Posko Pengaduan

Jember – Posko Pengaduan Korban Kebijakan Administrasi Kependudukan di depan kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Jember, Jawa Timur, mulai menerima pengaduan dan keluhan warga, Selasa (13/11/2018).

Pengaduan bukan hanya secara langsung di posko, tapi juga melalui pesan WhatsApp ke ponsel Kustiono Musri, koordinator posko. “Kalau yang lewat WA, mengaku mengurus (administrasi kependudukan) sesuai prosedur, tapi ternyata ada yang belum jadi,” kata Kustiono.

Sementara pengaduan langsung ke posko terkait nikah massal di Dispendukcapil pada medio Agustus lalu. Pengurusan sebagian akta nikah masih belum selesai hingga saat ini.

Keluhan lainnya diterima Kustiono dari warga yang mengantre pengurusan adminduk di kantor Dispendukcapil Jember. “Ada yang berombongan datang sejak pukul dua pagi dari Desa Gunungmalang, Kecamatan Sumberjambe. Keluhan lisan banyak yang masuk. Hanya curhat,bukan pengaduan. Mereka keleleran. Begitu saya buka posko dan menggelar tikar, mereka langsung duduk-duduk dan tidur-tiduran,” katanya.

Kustiono juga menyediakan air minum untuk para pengantre yang datang ke poskonya. Warga mengira posko dengan terop itu dibangun Dispendukcapil. Begitu tahu bahwa itu posko pengaduan, salah satu warga langsung khawatir. “Tidak apa-apa saya di sini?” katanya. Kustiono langsung menenangkan.

SUMBER

Share