Stres Bikin Berat Badan Naik? Kenali Gejala Stress-eating

Stres Bikin Berat Badan Naik? Kenali Gejala Stress-eating

Berat badan naik tak selalu menandakan kebahagiaan dan kesejahteraan yang meningkat. Bisa juga karena stres. Dalam kondisi tersebut makanan dipercaya sebagai cara untuk mengalihkan diri dari stres. Nah, kebiasaan makan makan seperti itu yang disebut stress-eating.

Namun, tak semua stress-eating sama. Orang yang mengalami stress-eating dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu kelompok yang disebut munchers dan skippers.

Munchers adalah mereka yang cenderung makan lebih banyak setelah mengalami kejadian negatif . Skippers sebaliknya, cenderung makan lebih banyak setelah ada kejadian positif.

Kenali dulu perilaku makan masing-masing kelompok tersebut baru kemudian Anda bisa berupaya untuk mengendalikannya. Berikut beberapa strategi mengatasi kebiasaan makan para Munchers dan Skippers yang bisa Anda praktikkan.

Munchers

Nasihati diri sendiri. Ingatlah semua kebaikan yang telah kita terima bisa membuat saat-saat sulit menjadi lebih mudah. Ingat kembali kesuksesan terbesar yang pernah diraih sebagai nasihat untuk mengembalikan kepercayaan diri.

Melihat dengan cara pandang lebih luas. Kita sering kali mengalami beberapa kegagalan untuk menggapai kesuksesan. Meskipun gagal meraih hasil yang diinginkan, coba lihat kembali apa yang bisa kita ambil sebagai hikmah dalam situasi tersebut.

Lebih banyak tertawa. Situasi penuh tekanan mungkin bisa saja terlihat lucu ketika kita bisa menemukan sisi humornya. Tertawa bisa menjadi cara untuk sedikit lebih rileks.

Mencintai diri sendiri. Cara mencintai diri sendiri bisa dilakukan dengan mengekspresikan perasaan. Akuilah jika diri kita sedang marah atau sedih. Mengekspresikan emosi cenderung membuat makanan tidak lagi menarik sebagai pelampiasan emosi.

Skippers

Kelola emosi dan pikiran. Sangat alami jika kita merasa senang ketika mendapatkan sesuatu yang diidam-idamkan. Pastikan kita membangun hubungan mendalam dan damai dengan orang-orang di sekitar serta menjalani kehidupan yang baik agar emosi dan pikiran tetap seimbang.

Berbagi kebahagiaan. Cara paling efektif untuk memanfaatkan kebahagiaan secara konstruktif adalah dengan membaginya dengan orang lain. Misalnya, dengan mentraktir makan siang atau sekadar memberikan cokelat untuk teman kantor.

Rencanakan perayaan yang berbeda. Jika biasanya orang-orang merayakan kegembiraan dengan acara makan, coba lakukan hal lain misalnya rayakan dengan bermain di taman hiburan.

Hati-hati selama liburan. Berat badan naik saat liburan? Pasti tak sedikit yang mengalami itu. Lakukan aktivitas yang imbang agar kita tidak terdorong untuk makan lebih banyak selama liburan. Kegiatan di luar ruangan bisa menjadi pilihan, misalnya bersepeda atau travelling.

Sumber

Share