Tidur Lebih Berkualitas dengan 7 Kebiasaan Makan Ini

Tidur Lebih Berkualitas dengan 7 Kebiasaan Makan Ini

Tidur adalah salah satu kunci sukses, begitu kata Sheryl Sandberg, COO Facebook. Ketika tidur, otak kembali membangun dan menguatkan jaringan penghubung saraf.

Selain itu, tidur juga membuat peredaran darah menjadi lebih lancar dan kulit menjadi awet muda karena terjadi regenerasi sel-sel kulit. Tidur juga meningkatkan produksi hormon pertumbuhan yang berguna untuk perbaikan jaringan tubuh dan menjaga daya tahan tubuh.

Sayangnya, tak sedikit pengusaha yang jam tidurnya terganggu. Kalaupun bisa tidur, belum tentu tidurnya berkualitas.

Sekadar informasi, tidur yang berkualitas dipengaruhi oleh asupan gizi sehari-hari. Kebiasaan mengonsumsi makanan dengan gizi berikut ini dapat membuat, memicu tidur lebih berkualitas:

Makanan dan minuman kaya triptophan. Kita semua tahu susu hangat dapat membantu seseorang untuk mudah tidur. Tahu mengapa? karena susu mengandung triptophan – zat yang memicu tidur. Makanan lain yang kaya triptophan termasuk kacang-kacangan, biji-bijian, pisang, madu, dan telur.

Makanan kaya karbohidrat. Makanan kaya karbohidrat merupakan pelengkap yang meningkatkan daya kerja triptophan dalam darah. Jadi, cobalah mengonsumsi makanan seperti sereal dan susu, yogurt dan biskuit, serta roti dan keju, jika ingin tidur nyenyak pada malam hari.

Ngemil sebelum tidur. Mengalami insomnia? Sedikit camilan bisa mendorong rasa kantuk. Tapi, jangan terlalu banyak. Ngemil sebelum tidur boleh saja asal dalam porsi kecil.

Jangan makan banyak lemak. Riset menunjukkan bahwa orang yang sering makan makanan tinggi lemak cenderung mengalami gangguan siklus tidur. Makanan berat atau kaya lemak mengaktifkan sistem pencernaan yang mendorong seseorang untuk buang air. Anda tentu tak ingin waktu tidur terganggu karena harus bolak-balik ke toilet, kan?

Hati-hati dengan kafein. Kopi atau minuman dan makanan lain yang mengandung kafein dapat memicu buang air kecil. Minum kopi sebelum tidur bukan ide yang bagus.

Waspada pula terhadap kafein tersembunyi dalam makanan dan minuman lain, seperti coklat, minuman bersoda, dan teh. Agar tidur nyenyak jangan mengonsumsi kafein selama enam jam sebelum tidur.

Hindari makanan pedas. Makanan terlalu pedas bisa memicu heartburn pada sebagian orang. Jika ingin makanan pedas, pastikan Anda memakannya setidaknya empat jam sebelum tidur.

Kurangi protein sebelum jam tidur. Protein adalah zat yang dibutuhkan untuk beraktivitas sehari-hari, tapi tidak untuk saat jam-jam tidur. Makanan tinggi protein dan lemak sulit lebih sulit dicerna. Jadi, hindari makanan tinggi protein sebelum jam tidur.

Sumber

Share